ashfest 2026 2 Asfest 2026
Raudhatul Athfal Qur'an Terpadu (RA QT) Ash-Shiddiqiyyah

Serunya Hari Pertama di RA Ash-Shiddiqiyyah: Dari Kereta-keretaan, Mahkota Lucu, Sampai Belajar Mandiri!

RA · Jumat, 9 Oktober 2026 | 14:15 WIB

Banyak yang mengira hari pertama anak masuk TK bakal penuh drama air mata, padahal lewat pelukan hangat dan permainan seru, anak-anak justru bisa langsung betah dan belajar mandiri sejak bel masuk berbunyi.

Halo Ayah Bunda! Suasana ceria dan penuh tawa mewarnai hari pertama Masa Observasi dan Taโ€™aruf Murid RA (Matamura) di Raudhatul Athfal (RA) Ash-Shiddiqiyyah. Dari pagi, gerbang sekolah sudah ramai dipenuhi langkah-langkah kecil anak-anak hebat yang siap menjelajah dunia barunya.

Ibu guru menyambut setiap anak di depan pintu dengan senyuman dan sapaan hangat. Tanpa menunggu lama, latihan kemandirian langsung dimulai dari hal paling sederhana: anak-anak dibimbing melepas dan menata sepatu sendiri sebelum masuk ruangan. Langkah kecil ini penting banget untuk membangun rasa percaya diri dan tanggung jawab pribadi sejak usia dini.

Di dalam kelas, suasana langsung mencair. Ibu guru mengajak anak-anak duduk melingkar di atas karpet, bermain tebak-tebakan, bernyanyi bersama, dan memakai topi mahkota bertuliskan โ€œMatamuraโ€. Keseruan makin pecah saat semuanya berbaris membuat barisan panjang mirip kereta api sambil memegang pundak teman di depannya. Lewat permainan kereta-keretaan ini, anak-anak belajar menyelaraskan langkah, melatih motorik kasar, sekaligus berkenalan tanpa canggung.

Nilai adab dan pembiasaan syariat juga langsung dipraktikkan secara alami. Anak-anak diajak antre bergiliran mencuci tangan dan wudhu di kran air dengan tertib sebelum waktu makan bersama. Di atas karpet, mereka membuka kotak bekal masing-masing, membaca doa sebelum makan, dan belajar membereskan remah makanannya sendiri.

Secara psikologis, transisi anak usia dini sangat bergantung pada rasa aman (secure attachment) yang dihadirkan para pendidik. Ketika guru menyambut dengan afeksi yang tulus, hormon stres (kortisol) pada anak mereda dan berganti rasa nyaman untuk bereksplorasi. Ini sejalan dengan prinsip mendidik anak dalam Islam yang menekankan kelembutan dan teladan, sebagaimana sabda Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam:

ู„ูŽูŠู’ุณูŽ ู…ูู†ู‘ูŽุง ู…ูŽู†ู’ ู„ูŽู…ู’ ูŠูŽุฑู’ุญูŽู…ู’ ุตูŽุบููŠุฑูŽู†ูŽุง ูˆูŽูŠูŽุนู’ุฑููู’ ุดูŽุฑูŽููŽ ูƒูŽุจููŠุฑูู†ูŽุง

โ€œBukan termasuk golongan kami orang yang tidak menyayangi anak kecil di antara kami dan tidak menghormati orang yang dituakan di antara kami.โ€ (HR. At-Tirmidzi No. 1919).

Menjelang jam pulang, anak-anak kembali diajak memakai kaos kaki dan sepatunya sendiri di lantai beranda kelas. Sebelum melangkah keluar gerbang menemui orang tua yang menjemput, anak-anak berbaris rapi mencium tangan ibu guru sambil mengucap salam.

Masa observasi hari pertama ini menunjukkan bahwa belajar adab tidak harus kaku, melainkan bisa tumbuh menyenangkan lewat rangkulan kasih sayang dan kegembiraan khas dunia anak.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Ekstrakurikuler & Aktivitas Pembelajaran Seru Raudhatul Athfal Qur'an Terpadu (RA QT) Ash-Shiddiqiyyah

Klik pada pamflet di bawah ini untuk memutar video keseruan ekstrakurikuler kami!

Pamflet Pramuka Kids RA

Pramuka Kids RA

โ–ถ Tonton Video
Pamflet Mewarnai RA QT

Mewarnai RA QT

โ–ถ Tonton Video
×

Berita Raudhatul Athfal Qur'an Terpadu (RA QT) Ash-Shiddiqiyyah Lainnya