ashfest 2026 2 Asfest 2026
Dewan Tahsinul Qur'an (DTQ)

Wah, Hebat Banget! Farel Lubis Sukses Tuntaskan Sidang Tasmi’ 5 Juz Sekali Duduk di Ash-Shiddiqiyyah!

DTQ · Jumat, 9 Oktober 2026 | 17:42 WIB

Siapa bilang anak remaja zaman sekarang cuma sibuk pegang gawai? Di Pondok Pesantren Ash-Shiddiqiyyah, ada santri keren yang justru bikin kita berdecak kagum karena lancar melantunkan lima juz Al-Qur’an sekaligus tanpa lihat buku!

Ayah Bunda dan sahabat pembaca semua! Suasana di Aula Hj. Sunenti, Yayasan Pendidikan Islam Ash-Shiddiqiyyah, mendadak jadi pusat perhatian yang bikin merinding sekaligus bangga pada Senin, 15 Juni 2026. Bagaimana tidak, seorang santri ganteng bernama Ananda Muhammad Farel Lubis, siswa kelas 10 Madrasah Aliyah Unggulan, dengan percaya diri naik ke atas panggung untuk menjalani Sidang Tasmi’ Hifdzil Qur’an 5 Juz!

Kalau dibayangin, setor satu juz aja rasanya sudah deg-degan setengah mati, ya? Nah, ini Farel nggak tanggung-tanggung, langsung 5 juz sekaligus dalam sekali duduk (majlis wahid)! Mulai dari Juz 1, 2, 3, 4, sampai Juz 30 dilantunkan dengan tartil di hadapan dewan penguji. Didampingi langsung oleh sang ibunda tercinta di kursi depan serta guru pembimbing tahfidz, Ustazah Urwatul Wutsqo, dan dewan penyidang Ustaz Syamsuri Badawi, Farel membuktikan bahwa proses belajar yang tekun di asrama membuahkan hasil yang manis.

Sebagai guru-guru yang membersamai mereka setiap hari, rasanya seneng banget pas lihat anak-anak kita berani tampil unjuk gigi menunjukkan hasil hafalannya. Ini sejalan banget sama janji Allah ta’ala di dalam Al-Qur’an tentang kemudahan menghafal kalam-Nya:

وَلَقَدْ يَسَّرْنَا الْقُرْآنَ لِلذِّكْرِ فَهَلْ مِن مُّدَّكِرٍ

“And sungguh, telah Kami mudahkan Al-Qur’an itu untuk peringatan, maka adakah orang yang mau mengambil pelajaran?” (QS. Al-Qamar: 17).

Nggak cuma sekadar lancar di lidah, apa yang dilakuin Farel ini adalah wujud nyata dari usaha menjaga hafalan (muraja’ah) yang butuh kesabaran ekstra. Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam juga mengingatkan kita bahwa membaca Al-Qur’an itu ladang pahala yang nggak ada ruginya, seperti sabda beliau:

اقْرَءُوا الْقُرْآنَ فَإِنَّهُ يَأْتِي يَوْمَ الْقِيَامَةِ شَفِيعًا لِأَصْحَابِهِ

“Bacalah Al-Qur’an, karena sesungguhnya ia akan datang pada hari kiamat sebagai pemberi syafaat bagi para pembacanya.” (HR. Muslim No. 804).

Suasana di aula makin seru waktu Penasihat Yayasan, KH. Ahmad Yani Nafis HM, menyampaikan tausiah “Spirit of Al-Qur’an”. Dengan gaya bertutur khasnya yang santai, penuh humor segar, tapi sarat makna, beliau memuji semangat Farel yang bahkan sering dipercaya jadi imam salat di pesantren. Beliau berpesan agar anak-anak kita terus istiqamah, karena ilmu yang berkah itu datang dari ketulusan hati dan rasa takzim kepada guru-guru di pondok.

Menjelang siang, acara ditutup dengan doa khotmil Qur’an yang dipimpin oleh Ustaz Nisfahul Masik serta doa penutup penuh haru dari Ustaz Edi Hamdi WHD, mendoakan keberkahan buat Farel dan seluruh santri yang hadir.

Melihat senyum bangga dari sang ibu dan raut lega Farel di atas panggung, kita jadi sadar: kerja keras anak-anak kita di pesantren itu ibarat menanam benih kebaikan yang kelak bakal tumbuh jadi pohon rindang. Buat Ayah Bunda di rumah, yuk jadikan momen ini sebagai inspirasi buat terus mendukung buah hati kita cinta sama Al-Qur’an!

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *