ashfest 2026 2 Asfest 2026
Dewan Tahsinul Qur'an (DTQ)

Wah, Keren Banget! Nurhilmillah Aini Sukses Tuntaskan Sidang Tasmi’ 5 Juz di Ash-Shiddiqiyyah!

DTQ · Jumat, 9 Oktober 2026 | 17:49 WIB

Siapa bilang anak SMA zaman sekarang gampang menyerah sama tantangan? Di Pondok Pesantren Ash-Shiddiqiyyah, ada santriwati hebat yang sukses bikin semua yang hadir berdecak kagum karena lancar banget nyetor lima juz Al-Qur’an sekaligus sekali duduk!

Halo Ayah Bunda dan sahabat pembaca semua! Suasana di Aula Hj. Sunenti, Yayasan Pendidikan Islam Ash-Shiddiqiyyah, mendadak terasa begitu syahdu dan penuh rasa bangga pada Kamis, 11 Juni 2026. Betapa tidak, seorang santriwati teladan bernama Adinda Nurhilmillah Aini, siswi kelas 12 Madrasah Aliyah Unggulan, dengan penuh percaya diri melangkah ke atas panggung untuk mengikuti Sidang Tasmi’ Hifdzil Qur’an 5 Juz.

Bukan main-main, Aini harus memperdengarkan hafalan sebanyak lima juz secara maraton dalam sekali duduk (majlis wahid) tanpa melihat mushaf. Mulai dari Juz 1, 2, 3, 4, sampai Juz 30 dibacakan dengan tartil dan penuh ketenangan di hadapan dewan penguji. Didampingi langsung oleh sang ibunda tercinta di barisan depan serta guru pembimbing tahfidz, Ustazah Urwatul Wutsqo, dan dewan penyidang Ustaz Syamsuri Badawi, Aini membuktikan bahwa kerja keras dan doa yang konsisten di asrama tidak pernah mengkhianati hasil.

Sebagai guru-guru yang membersamai perjalanan mereka, momen seperti ini selalu berhasil bikin kita terharu. Apa yang dicapai Aini adalah bukti nyata dari janji Allah ta’ala di dalam Al-Qur’an tentang kemudahan menghafal kalam-Nya:

وَلَقَدْ يَسَّرْنَا الْقُرْآنَ لِلذِّكْرِ فَهَلْ مِن مُّدَّكِرٍ

“Dan sungguh, telah Kami mudahkan Al-Qur’an itu untuk peringatan, maka adakah orang yang mau mengambil pelajaran?” (QS. Al-Qamar: 17).

Nggak cuma sekadar lancar di lidah, usaha menjaga hafalan (muraja’ah) yang ditekuni Aini setiap hari butuh kedisiplinan tingkat tinggi. Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam juga mengingatkan kita bahwa membaca dan menghafal Al-Qur’an adalah investasi terbaik yang kelak mendatangkan syafaat di hari kiamat:

اقْرَءُوا الْقُرْآنَ فَإِنَّهُ يَأْتِي يَوْمَ الْقِيَامَةِ شَفِيعًا لِأَصْحَابِهِ

“Bacalah Al-Qur’an, karena sesungguhnya ia akan datang pada hari kiamat sebagai pemberi syafaat bagi para pembacanya.” (HR. Muslim No. 804).

Suasana di aula makin berkesan saat Penasihat Yayasan, KH. Ahmad Yani Nafis HM, menyampaikan tausiah “Spirit of Al-Qur’an”. Dengan gaya bertutur yang santai, penuh hikmah, dan diselingi nasihat bijak tentang pentingnya berdoa langsung kepada Allah, beliau memotivasi seluruh santri untuk terus mencintai Al-Qur’an dan berbakti kepada orang tua serta guru.

Menjelang siang, acara ditutup dengan doa khotmil Qur’an oleh Ustaz Syahir Syahrudin dan doa penutup yang menyejukkan hati dari Ustaz Edi Hamdi WHD, mendoakan keberkahan serta kemudahan bagi Aini untuk melanjutkan hafalannya sampai 30 juz mutqin.

Melihat senyum bahagia dari sang bunda dan raut lega Aini di atas panggung, kita jadi semakin yakin bahwa pesantren adalah tempat terbaik menanam kebaikan. Yuk Ayah Bunda, kita terus dukung anak-anak kita agar tumbuh menjadi generasi Rabbani yang mencintai Al-Qur’an!

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *